BAHAN TAMBAHAN PANGAN BERBAHAYA (FORMALIN) PADA PRODUK PERIKANAN
Bahan Tambahan Pangan (BTP) merupakan bahan yang ditambahkan kedalam pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan. BTP dibedakan menjadi dua yaitu BTP yang diizinkan dan dilarang atau berbahaya apabila digunakan. Untuk BTP yang diizinkan penggunananya harus tidak boleh melebihi dosis yang diizinkan. Sedangkan untuk BTP yang dilarng, tidak boleh ditambahkan kedalam bahan pangan karena dapat membahayakan orang yang mengkonsumsi produk tersebut. Saat ini banyak beredar isu mengenai penggunaan bahan kimia berbahaya seperti formalin pada produk pangan terutama produk perikanan baik ikan segar maupun olahan.
Formalin sendiri sebenarnya merupakan bahan kimia yang berfungsi sebagai pengawet mayat, disinfektan, pembasmi serangga, dan sering digunakan dalam industri tekstil. Namun karena harga formalin yang sangat terjangkau dan mudah dalam memperolehnya, banyak orang yang tidak bertanggungjawab menyalahgunakan formalin sebagai pengawet pada produk perikanan baik pada ikan segar maupun olahan agar tidak mudah busuk dan lebih awet. Padahal formalin sendiri merupakan bahan yang sangat berbahaya apabila masuk kedalam tubuh manusia. Dampak negatif yang ditimbulkan apabila formalin masuk ke dalam tubuh manusia antara lain dapat menyebabkan keracunan dengan gejala sakit perut, muntah-muntah, dan diare. Selain itu formalin juga bersifat korosif, iritatif, dan juga karsinogenik. Oleh karena itu untuk menghindari terkonsumsinya produk perikananyang mengandung formalin, kita sebagai konsumen harus lebih teliti dan cermat dalam memilih produk yang akan kita konsumsi yaitu dengan melihat karakteristik atau ciri-ciri fisiknya.
Ikan segar yang mengandung formalin biasanya memiliki ciri-ciri :
- Daging ikan berformalin cenderung pucat dan keras saat ditekan dengan menggunakan jari
- Mata ikan cenderung berwarna merah dan pudar
- Apabila ikan disayat maka ikan berformalin akan cenderung pucat dan isi perut sudah hancur
- Insang pucat cenderung keputihan dan terkadang mengeluarkan lendir
- Tidak dihinggapi lalat
Sedangkan ciri-ciri ikan olahan seperti ikan asin yang mengandung formalin yaitu:
- Dalam suhu kamar ikan asin dapat bertahan dalam waktu lebih dari satu bulan tanpa mengalami kerusakan
- Memiliki warna yang lebih bersih dan cerah dibanding ikan yang tanpa formalin
- Tidak berbau khas ikan asin
- Tidak dihinggapi lalat